YAPL Gelar Program Bela Negara Aku Anak Indonesia Hebat - Bangun Pondasi Kebangsaan Sejak Dini

Feb 27 | News | Stevanus Chandra

Maju dan mundurnya suatu negara ada di tangan pemuda, maka dari itu peranan pemuda dalam membangun bangsa Indonesia sangatlah penting. Namun kini ditengah surutnya nilai-nilai nasionalise oleh budaya hedonisme dan individualisme, kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan. Maka berangkat dari situlah, Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bekerjasama dengan FBI (Formula Bisnis Indonesia) dan SociopreneurID menggelar Program Bela Negara bertema “Aku Anak Indonesia Hebat (AAIH).Cosmas Batubara, Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, anak-anak merupakan kunci utama pembangunan suatu bangsa.

Penanaman pondasi kebangsaan yang kuat sejak dini pada anak-anak akan menjadikan mereka sebagai individu yang tangguh, penguat keluarga dan berkepribadian nasionalis, terutama dalam menghadapi berbagai kendala dan ancaman di masa mendatang. “Hal ini sejalan dengan salah satu misi Yayasan Agung Podomoro Land yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera secara individu melalui karya dan nyata yang inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.Kegiatan AAIH diikuti oleh sekitar 150 anak dan orang tua murid dari Sekolah Tunas Alam Mulia (TPA Bantar Gebang), Bekasi.

Pada kegiatan tersebut, anak – anak di Sekolah Alam Tunas Mulia memperoleh edukasi dari tim pengajar yang berasal dari Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, melalui serangkaian aktivitas dan permainan edukatif. Beberapa kegiatan di AAIH ini meliputi menuliskan cita-cita, pembuatan karya seni daur ulang, membuat gambar dengan kancing (mengolah barang biasa menjadi barang yang memiliki nilai seni), peta harapan (menyalurkan harapan anak-anak untuk Indonesia), membuat gelang persahabatan (membuat gelang simbol pertemanan dari barang yang tidak terpakai, seperti sedotan), mural, berkunjung ke Taman Mekar Sari, serta mempersiapkan talent show (paduan suara dan tarian tradisional) untuk tampil di penghujung acara.Asal tahu saja, program bela negara tidak hanya mengedukasi anak-anak melalui serangkaian aktivitas dan permainan edukatif, orang tua murid juga terlibat dalam pendampingan mengenai program bela negara. Orang tua murid dibina melalui serangkaian pemahaman mengenai pentingnya bela negara, ancaman apa saja yang secara langsung dapat memengaruhi kehidupan masyarakat Bantar Gebang, dan perubahan pola pikir. Mereka juga diajak untuk belajar menjadi pribadi yang memiliki pemikiran terbuka, agar mampu berkembang dan bersaing dengan situasi dan kondisi Indonesia pada saat ini.

Sumber: http://www.neraca.co.id/article/95272/yapl-gelar-program-bela-negara-aku-anak-indonesia-hebat-bangun-pondasi-kebangsaan-sejak-dini

About Author
1

Stevanus Chandra

Co-Lead Program, Designer, and Researcher

Stevanus explores the intersection of social innovation and human-centered design. A social impact analyst. Driven by research and ethnographic approach. Read More